Ibadah yang bertumbuh

Catatan Catatan Puasa hari ke

Ibadah yang bertumbuh

Apa kabar ramadhan puasa di minggu pertama? 

Pertanyaan ini ingin saya tanyakan pada diri sendiri. Karena tentu begitulah hakikat pertanyaan baiknya dilakukan. Saya selalu teringat dengan khutbah Khotib Jumat yang biasa saya dengarkan "saya mengajak diri saya juga jamaah untuk meningkatkan iman dan takwa...." Ungkapan ini mengajarkan untuk membawa ajakan diri lebih dulu ketimbang orang lain. Karena dakwah sejatinya membawa pencerahan terhadap diri agar dapat memancarkan cahaya kepada orang lain.

Kerap kali saya, dan mungkin anda lupa hal itu. Kerap kali begitu fasih menasihati orang untuk ini itu tapi tergagap bila masalah yang sama menimpa diri sendiri. Atas dasar ingin menyampaikan satu ayat, ayat lain tak pernah merasuk pada laku keseharian. 

Andai saja hidup itu sprint sejauh 100 meter lalu beristirahat sesudahnya, tetapi ternyata tidak. Hidup itu marathon dan kita berlari pada jarak yang panjang dan berliku. Begitupula dengan ibadah. 

Terkadang kita begitu semangat di awal, lalu terengah-engah di akhir. Rumah ibadah begitu semarak di minggu pertama lalu lowong di minggu terakhir. 

Kembali kepada pertanyaan di awal, apa kabar puasa di hari pertama? saya ternyata masih ingin cepat-cepat buka puasa.