Perencanaan sempurna sebelum berbicara

Perencanaan sempurna sebelum berbicara

Ada sesuatu yang menarik dalam desain produk di Indonesia. Beberapa saat yang lalu bahkan masih dapat ditemukan hingga saat ini,ialah penyematan kata maupun kalimat pada desain kemasan beberapa produk. Desain kemasan produk yang demikian ternyata memiliki sisi positif baik bagi produsen maupun konsumen. 
Dilihat dari sudut pandang produsen,kemasan desain yang menarik dan unik merupakan salah satu cara membuat konsumen mengingat dan memilih produk yang ditawarkan. Sebaliknya bagi konsumen,kemasan dengan tampilan seperti ini berhasil menjadi sebuah sarana berkomunikasi. 

Misalkan saja,bagaimana seseorang dapat mengungkapkan perasaan dengan menggunakan kata-kata yang terdapat pada sebuah produk permen dan sempat menjadi hal menarik untuk dilakukan. Tentu saja rangkaian kalimatnya berkembang menyesuaikan berbagai macam hal yang sedang terjadi di masyarakat. Atau desain kemasan pada salah satu produk minuman berkarbonasi yang memampukan kita untuk menulis pesan pada kerabat ataupun orang lain di ruang kosong pada kemasan writable pack,sebagai sebuah program yang mereka perkenalkan sebagai program berbagi kebaikan bagi sesama. 

Manusia membutuhkan manusia yang lain untuk bertahan hidup. Dan komunikasi menjadi jembatan penghubung antar manusia yang satu dengan yang lain. Komunikasi merambah segala macam aspek kehidupan manusia. Mulai dari obrolan ringan sebuah keluarga di meja makan hingga perjanjian kerjasama antar perusahaan. Dan yang tidak bisa dipisahkan dari komunikasi itu sendiri ialah dampak yang ditimbulkannya. 

Seperti sebuah mata koin yang memiliki 2 sisi,begitupula komunikasi itu sendiri. Kesalahan dalam proses penyampaiannya akan menjadi pemicu timbulnya masalah. Namun jika komunikasi dilakukan dengan cara yang tepat, maka ia akan menjadi solusi yang sangat efektif untuk berbagai persoalan kehidupan. 

Bagaimana seorang ibu yang merasa kewalahan menghadapi anaknya yang tengah mengalami gejolak usia remaja. Sang anak sangat membencinya dan berulang kali memutuskan kabur dari rumah,walau sang ibu merasa sudah sering melakukan pembicaraan dengannya. Sayangnya,sang ibu lupa untuk menempatkan dirinya sebagai pendengar yang baik. Seringkali memotong pembicaraan dan beranggapan sudut pandang orangtua adalah hal yang paling benar. Perasaan anaknya dia kesampingkan dan selalu menarik kesimpulan bedasarkan pemahamannya sendiri. Melupakan bahwa komunikasi yang baik dan effektif dapat terjadi jika melibatkan kedua belah pihak. 

Timbal balik dalam proses komunikasi menimbulkan respon tersendiri bagi masing-masing individu. Pada sebagian orang,kurangnya kontrol diri menyebabkan luapan emosi dan membuat seseorang terjebak dalam pemberian label buruk pada orang lain. Kata"kamu" disertai kata "seharusnya" adalah hal yang paling sering diucapkan,tidak melalui proses berpikir panjang dan lebih didasari emosi sesaat. Komunikasi impulsif semacam ini hanya akan memunculkan salah paham. Sangat penting untuk melakukan pemilihan kata yang tepat namun tidak bertele-tele karena akan mengaburkan inti pembicaraan.

Contoh kejadian diatas adalah dampak dari kurangnya pemahaman mengenai cara berkomunikasi yang baik. Pemahaman yang baik memungkinkan pihak-pihak yang terlibat melakukan perencanaan sebelum proses komunikasi berlangsung,tujuannya supaya komunikasi menjadi terarah dan menghindari konflik berkepanjangan. 

Perencanaan yang baik mampu mengatasi permasalahan antara ibu dan anak seperti kasus diatas. Pemahaman bahwa komunikasi yang baik harusnya terencana dengan baik, akan mendorong sang ibu memilih waktu yang tepat dalam memberi nasihat sang anak. Mungkin mengajaknya ketempat yang menenangkan akan lebih diterima sang anak daripada menasehatinya didepan teman-temannya yang tentunya menjatuhkan harga dirinya. 

Begitupun mengatasi konflik dengan pasangan. Tentunya,memberikan kesempatan pada pasangan yang merasa lelah setelah pulang bekerja untuk mandi dan menikmati makan malam,baru kemudian mengajaknya berkomunikasi akan jauh lebih baik dibandingkan membicarakannya disaat dia merasa lelah. Perencanaan yang demikian akan menghindarkan dari masalah yang justru akan semakin besar. Waktu,moment dan kondisi adalah hal yang wajib dipikirkan matang-matang sebelum memulai sebuah komunikasi. Suasana hati yang menyenangkan akan memperlancar komunikasi mencapai tujuannya. Hanya sedikit saran tambahan jika dirasa perlu,secangkir teh manis hangat mampu mencairkan suasana dan menciptakan komunikasi yang baik. Seperti slogan sebuah merk teh instant,mari ngeteh mari bicara. Setidaknya patut untuk dicoba.