Cerita Gagal Jual

Ketika harapan masih tersisa

Cerita Gagal Jual

*Cerita "Gagal jual"*

Kalau Anda ke Bandung, tepatnya ke Setiabudi coba Anda belok kiri yg arah lembang...
Ada jalan yang namanya Geger Kalong.

Geger Kalong ini memiliki dua ruas jalan besar yg satu bernama Geger Kalong Hilir dan Geger Kalong Girang tempat Pesantren Daarut Tauhid disini.

Jalan Geger Kalong ini memiliki banyak cabang yang namanya geger kalong juga seperti jalan geger kalong girang baru dan sebagainya..

Tapi Jika Anda mengambil jalan Geger kalong Hilir dari perempatan setiabudi yang belok kiri itu, Anda akan menemukan Komplek KPAD.
Tidak jauh dari komplek tersebut ada jalan Geger Kalong Lebak namanya.

Dulu saya pernah juga tinggal di sekitar daerah sini, hampir setiap saat melewati jalan tersebut.

Kebetulan pekan lalu saat saya survei rumah yang mau di jual saya kembali melewati jalan ini. Awalnya saya fokus lurus jalan kedepan, karena kendaraan yang di depan saya melambat, tidak sengaja saya menoleh kekanan dan melihat tulisan *Dijual* lengkap dengan no hp nya.

Jiwa berburu listingan saya pun bergejolak, saya sempatkan menelepon nomor tersebut. Dan membuat janji pekan berikutnya untuk jumpa dan membicarakannya lebih detail.

Tepat kemarin adalah hari sabtu, adalah hari yang di sepakati untuk berjumpa dengan pemilik properti ini.

Setelah bertegur sapa, dan saya menjelaskan detail tentang S&K jika dipasarkan melalui ERA STAR RAWAMANGUN, maka beliau pun bercerita tentang Rumah yang ingin di jual ini...

" Pasaran disini 4,8-5,4 Milliar pak Lintang" kata beliau.

Kalau saya cek NJOP nya memang 4,8 M sih.

"Kemarin sudah ada yang sepakat sama saya 4,5 M" beliau melanjutkan omongannya lagi.

" Tapi entah kenapa tiba-tiba pembeli itu membatalkannya" Terlihat wajah lemas di depan saya...

Pemilik properti ini memang saat ini berusia 67 tahun kalau saya tidak salah dengar ketika saya menanyakan umur beliau.
Sehingga guratan wajah tua beliau bertambah terlihat ketika saya tanya kenapa tidak ditanya kenapa pembeli tersebut membatalkannya.

Rokok samsu di tangan kiri nya dan korek api gas di tangan kanan tidak jua dinyalahkan.

Sepertinya beliau cukup menyesali kenapa tidak jadi calon pembeli tersebut membeli rumahnya.

Melihat situasi ini saya tidak mau terbawa suasana, sehingga saya meminta izin kebeliau untuk memoto semua sudut rumah dengan lengkap sebagai bahan untuk di olah menjadi konten promosi.

Rumahnya cukup luas, khas bangunan tahun 80an walau sudah di renovasi terakhir di tahun 2005, 16 tahun lalu.

Tapi bangunannya masih kuat terlihat. Dan rapi penataletakan furniturenya.

Benak saya langsung memberi sebuah kesimpulan awal, Properti ini cocok banget jika di ubah menjadi sebuah *GUEST HOUSE* ataupun *Hotel* dengan jaringan *Ovo* misalnya.
Karena letak lokasinya strategis di Bandung Utara yang dekat ke destinasi wisata lembang ataupun parongpong. Plus letak properti ini menghadap timur pas banget melihat matahari terbit dari kamar hotel/guest house misalnya

*Spesifikasi rumahnya seperti ini*
????Luas tanah aslinya 500 m2 (di sertifikat 405 m2)
????Luas bangunan 400 m2
???? 1,5 Lantai
???? 5 Kamar Tidur (1 kamar yang luas ada di atas)
???? 5 Kamar Mandi ( 4 didalam kamar tidur dengan water heater)
???? ruang keluarga luas
???? dapur luas
???? garasi carpot : 2 mobil ( tapi saya hitung bisa masuk 4 mobil jika mengambil sisi kanannya juga)
???? Menghadap Timur
???? kolam ikan di belakang 
????gudang

*Dijual hanya 4,2 Milliar (Nego tipis)*

Setelah mendapatkan semua gambar dan beliau menandatangani form kesepakatan di jual melalui Era Star Rawamangun, saya pun pamit undur diri.

Beliau pun menjabat tangan saya erat sekali sambil berkata "Semoga bisa laku ya pak Lintang"
"Aamiin kita sama2 doakan ya pak" jawab saya.

Sorot mata penuh harap terlihat jelas di kelopak mata tua beliau, saya pun tersenyum di balik masker yang tak pernah saya lepas untuk sesaat pun.

Kebetulan mobil saya parkir di indomaret dekat rumah beliau, saya melangkah pergi dari rumah beliau sambil bergumam di hati, semoga *Cerita gagal* tadi tidak terjadi lagi dan ada calon buyer yang mau membelinya lewat perantara saya- Kang Lintang- dari Era Star Rawamangun. Insya Allah.