Cerpenting : Lagu Lawas yang membuatku was was

Cerpenting : Lagu Lawas yang membuatku was was

Salah satu mentorku memposting status giveaway, hadiahnya memang tidak besar. Namun bagiku cukup untuk meringankan cicilan yang akan jatuh tempo hari senin besok. Give away cukup menantang, mencari kesalahan lirik dari lagu Latin. Ketika melihat durasinya, kupikir itu hanya sebuah lagu. Ketika dicari lirik nya melalui Google dan Youtube kok ada beberapa yang tidak sinkron. Setelah aku amati dan cari, ternyata ini hasil dari gabungan 4 lagu.

Sebagai anak jaman now, boleh dong aku menyebutnya begitu. Aku tidak begitu familiar dengan lagu Latin. Nama seperti Andrea Bocelli pun hanya ku dengar,dan ku tau dia menyanyikan lagu Besame Mucho dan pernah duet dengan Celine Dion. Selebihnya?  Aku nggak begitu tertarik.

Namun, karena kepepet plus aku berharap bisa menang. Aku mengerahkan semua kemampuanku untuk menelusuri potongan bait dari lagu yang dibawakan, tak hanya itu aku pun mencatat semua lirik dari keempat lagu. Mengetahui bahwa lagu itu dibawakan beberapa versi, lantas aku  membuat catatan kecil  yang menjadi pengingat. Bahwa ada perbedaan lirik ketika dibawakan versi A dan versi B.

Kurang lebih 1 jam 30 menit aku menghabiskan waktu untuk menulis, mengamati, mendengarkan lagu, dan mengoreksi bagian mana lirik yang salah. Aku pun sempat menyanyikan lagu tersebut, dan ternyata mudah. Enak didengar dan enak di nyanyikan karena hanya terdiri dari beberapa paragraf yang diulang. Khas lagu lawas.

Setelah cukup yakin aku coba memposting hasil analisaku di kolom komentar, bahkan sampai aku bilang ke suami, " Kalau nanti dapat pulsa gopay nya, buat yayang aja ya. Siapa tau anak anak mau pada top up dan bisa nambah nambah buat bayar cicilan" Suamiku bergumam sambil mengangguk. Sepintas aku lihat gerakan bibirnya mengucapkan kata " Aaamiiin"

Aku tersenyum, berharap kata aamiin dari suamiku mampu mewujudkan harapanku dapat hadiah. Aku pergi ke dapur untuk mengambilkan minum buat suami dan ternyata... Astaghfirullah.... Aku LUPA untuk mengukus nasi. Mendadak aku menyesali kelalaianku. Terlalu fokus pada lagu sampai lupa menyelesaikan kewajibanku.

Buru buru aku pindahkan beras setengah matang tadi pada dandang yang sudah kusiapkan. Kalau orang sunda bilangnya seeng. Setelah mengukus, aku kembali mengecek notifikasi hp, berharap ada komentar bagus yang bilang, " Selamat mbak syifa, jawaban nya benar "

Nyatanya,itu hanya ilusi. Kupikir sudah menemukan lirik yang tepat, padahal itu adalah lirik lagu dalam versi berbeda. Ah... aku kurang teliti. Lalu kucoba dengarkan lagi, berulang ulang sambil meneliti tiap baris lirik lagu yang kutulis. Aku merasa PD sudah menemukan dimana kesalahan liriknya. Lagi- lagi, setelah kuposting ternyata jawaban ku kurang tepat. Saking seriusnya, aku bahkan tak sadar bahwa nasi yang ku kukus, berbau gosong. Astaghfirullah. Untung adikku berhasil menyelamatkan, sehingga nasi dan kukusan nya masih aman meski agak bau kematengan.

Hingga hari menjelang sore, aku masih belum mengoreksi lagi lirik lagu. Aku butuh refreshing sejenak dengan jalan jalan bersama suami. Ya... sekedar untuk mengembalikan mood dan menutupi rasa was was dari penglihatan suami.  Semangkok mie ayam dan segelas es jeruk serta belanja keperluan masak besok, sangat membantu mood ku kembali. 

Kalau was was?

Jujur saja, ketika aku mengetik cerpenting ini aku masih diselimuti rasa was was. Kadang aku masih berandai, " Andai aku menang giveaway lagu lawas ini, mungkin aku sudah tidak was was lagi. Tapi Allah Maha Tau mana yang terbaik". Kurang dari 24 jam tagihan cicilan akan datang esok, entahlah.. aku masih bingung bagaimana mencari caranya. Aku sangat berharap semoga besok bisa dapat closingan produk yang kujual. Laa Haula wa Laa Quwwata Illa Billah aja dah.

Bisa aja sih aku mengajukan pinjaman ke teman teman, namun aku sadar. Meninjam sama saja dengan menutup lobang lalu menggali lobang kembali. Di salah satu buku yang kubaca, berhutang pun bisa menghilangkan kesabaran. Astaghfirullah.

Ya... aku hanya bisa berharap dan berdoa. Semoga besok bisa kuatasi dengan bahagia dan sukacita. Minimal dengan menulis disini, membantu mengalihkan pikiranku mengenai masalah yang kuhadapi.

Alhamdulillah.