Presiden Kami Pembohong
Ia bilang tanaman itu bagus asal ada daunnya Tapi telinga juga ada daunnya
Presiden kami pembohong
Ia bilang tanaman itu bagus asal ada daunnya
Tapi telinga juga ada daunnya
Pohon cabe juga ada daunnya
Seperti pedas menjalar memekakkan seluruh rongga
Presiden kami pembohong
Katanya tiap perkara ada ulah asing asengnya
Agar orang kecil jatuh simpati dan percaya
Saat sang antek menari di bawah tandu pahlawannya
Ternyata pelakunya mereka mereka juga
Presiden kami pembohong
Karena kami bukan orang orang Jawa
Kami yang hanya bisa menonton pembangunan dari TV saja
Setelah habis tanah kami dikerok paksa dan dijarah hasilnya
Dibawa mereka sambil membakar cerutu dan tertawa tawa
Presiden kami pembohong
Padahal alam syahdu penyelamat semesta telah dijanjikan sentosa
Hingga terpaksa tinggalkan jejak ranggas pada manusia
Tercencang larut meruap diraup denyut angin barat
Sebagaimana ia menghanyutkan jasad dalam hening yang pekat
Presiden kami pembohong
Ia bilang tanaman itu bagus asal ada daunnya
Tapi telinga juga ada daunnya
Pohon cabe juga ada daunnya
Seperti pedas menjalar memekakkan seluruh rongga pernapasan suatu desa
Yang bergumul lumpur dalam senja dan duka
Tak pernah sebuah nyawa dianggap nyawa

Image from JATAM Nasional
Dapatkan reward khusus dengan mendukung The Writers.
List Reward dapat dilihat di: https://trakteer.id/the-writers/showcase.



