Kata

Kata

Pintu
Cermin
Foto
Lemari
Meja
Buku

Pintu adalah solusi dari masalah yang tak kunjung henti. Tempat keluar masuk segala perasaan yang merasuk. Kemudian cermin adalah benda untuk refleksi dari segala sudut panca indera, hingga kalimat tanya ini lahir "mengapa aku ada di sana?"

Segala asa dan rasa selalu melebur menjadi sebuah kenangan. Dirangkai dengan kata, diabadikan melalui foto. Panggung sandiwara ini harus tahu, betapa kita sebagai manusia kesulitan menyimpan segala cerita.

Hingga pada akhirnya cerita menumpuk di dalam lemari untuk dikoleksi. Kita bisa mengambilnya kapan saja sesuai suasana hati. Tersenyum, bersedih, tertawa, hingga terluka ada di dalam sana. 

Tetapi rasa tak pernah abadi. Ia selalu berubah tergantung Sang Maha Membolak Balikan Hati. Maka marilah menuju meja, untuk menumpahkan segala apapun yang kita rasa. Hingga nanti, mimpi kita terwujud. Menciptakan buku perjalanan hati untuk tetap terpaut.

@ririsaput
Jakarta, 14 Juni 2020
3.10