Antara Rindu dan Pelakor

Antara Rindu dan Pelakor

"Rindu ini di tentang oleh luas samudra yang terbentang" ,begitu tulisan yang aku dapatkan di sebuah akun di instagram.

Setiap kali aku menjejakkan kaki di pasir pantai, aku selalu membisikkan "aku rindu" Rindu kepada seseorang yang terpisah ribuan kilometer, terpisah antara jarak, dan waktu. Sepertinya laut dan benua tidak cukup memisahkan kami berdua, yang terkejam sepertinya adalah nasib.

Semakin bertambah umur, aku menyadari bahwa aku harus menyerah pada nasib Seperti kata orang, "cinta terkadang tidak mesti saling memiliki." Aku harus puas bahwa jalan kita sudah berbeda. 

aku pikir perasaanku tidak berbeda dengan dua puluh tahun lampau, disaat kita masih berupa anak ingusan. Aku masih mencintaimu. Sekarangpun masih mencintaimu. Cuma aku tidak lagi berani bermimpi ingin memilikimu. Kecuali aku mau disebut pelakor.