Suara Hati Cinta Sejati

Suara hati di tahun yang silam

Suara Hati Cinta Sejati

Dia, sosok lelaki sempurna. 
Itulah kesanku dalam perjumpaan pertama. Pandangan demi pandangan, perbincangan demi perbincangan, perdebatan demi perdebatan, aku hayati ketika dia bersinggungan denganku. 

Kadang aku tak mengerti jalan pikirannya. Namun aku takkan berhenti untuk memahaminya. Hatiku jatuh dan terperosok terlalu dalam.. Padanya.. 

Kemegahan cinta ini runtuh perlahan ketika kudengar dia telah mendapatkan tambatan hatinya. Tak pernah terbesit pahitnya kenyataan ini harus kuterima. Kucoba untuk bertahan walaupun berat. Kusimpan rasa dalam sudut hatiku yang terdalam, sehingga tak seorangpun tahu aku mencintainya.. Termasuk dirinya.

Tertatih aku berjalan dalam titian hari, kenikmatan  kebersamaan kuraih dengannya terbalut tetesan detik. Perlahan aku tahu bagaimana cara mencintainya dari sudut berbeda. Kepuasan sempurna kudapatkan ketika aku telah membahagiakannya.

Aku tahu, aku bukanlah sosok wanita sempurna yang menurutnya pantas untuk dikejar. Aku tak peduli. Aku hanya bisa membahagiakannya lewat alunan karyaku untuknya. Kebahagiaanku saat ini adalah membuatnya bahagia.. Dengan jiwa dan ragaku.. 

Andai dia tahu..
Bahwa aku sangat menyayanginya
Bahwa aku sangat mengharapkannya
Bahwa aku sangat membutuhkannya.. 

I need you to fulfil my life with joy and happiness.. I still hope that you are the one for me.. For me, you are too good to be true.. 

Maafkan aku dengan rasa yang tak sepantasnya. Aku hanya bisa mendalami kejauhan, duduk di reruntuhan harapan yang terlanjur berkeping-keping.. Mencoba menatapmu dengan cinta yang kupunya. 

Hanya aku dan Tuhan yang tahu bahwa aku mencintaimu.. 
Lelaki hebatku..