Rumah Tepi Kali

Rumah Tepi Kali

UNIVERSITY OF LIFE

Setiap kali mengajar di workshop The Writers, di sesi terakhir saya selalu memberikan sesi yang sama, yang berjudul ‘UNIVERSITY OF LIFE”. 

Di sesi ini saya berusaha mengajarkan semua peserta bahwa belajar dari kehidupan itu adalah momen yang sangat penting dan tidak pernah berakhir. Di kampus kehidupan, kita harus menjadi thinker, menganalisa apa yang terjadi lalu memetik wisdom dari semua yang kita alami.

Sayangnya saya selalu merasa kurang sukses untuk menanamkan pemahaman ini pada peserta. Karena pelajaran hidup itu membutuhkan kepekaan yang sangat dalam. Sementara saya sendiri sebagai pengajar belom mempunyai metode yang ampuh untuk memberikan pemahaman yang tepat untuk membenamkan pemahaman itu. Saya gak pernah berhenti memikirkan cara bagaimana memberikan pengertian tersebut pada mereka.

Sampai suatu hari saya membaca tulisan kawan saya Dedy Vansophi di laman Facebooknya. Masya Allah! Tulisannya bagus banget. Sejak itu saya selalu menunggu-nunggu tulisan kawan saya ini. Dan seperti harapan saya, Dedy menulis dan menulis lagi. Dan kekaguman saya gak pernah putus pada pemikiran di balik cerita yang ditulisnya.

Kenapa saya kagum pada tulisan Dedy Vansophi? Karena dari tulisannya itu saya bisa menyimpulkan bahwa dia banyak sekali memetik pelajaran dari kehidupan. Dia adalah bintang pelajar dari University of life. Dan yang mengharukan, semua ilmu kehidupan yang diperolehnya sekarang, dia bagi pada kita semua. Semua ceritanya telah dijadikan buku. Dan kita bisa memetik pelajaran hidup dari bukunya tersebut.

Nanti kalo saya berkesempatan mengajar lagi di batch berikutnya, saya akan membawa buku “Rumah Tepi Kali’ karya Dedy ini sebagai contoh. Saya akan berkata, “Kalo kalian ingin mendapat pemahaman yang baik tentang University of life” bacalah buku tulisan kawan saya ini. Insya Allah akan sangat membantu pemahaman semua orang.

Selamat buat Dedy Vansophi atas terbitnya buku “Rumah Tepi Kali’. Terima kasih atas pembelajaran yang ada di dalamnya. Oh iya, Ded, seperti gue bilang di atas, University of life adalah kampus  di mana kita gak pernah lulus. Kita harus terus belajar dan belajar sampai ajal menjemput. 

Never stop learning because life never stop teaching.