Kunci Sukses Itu Bernama Komunikasi

Komunikasi itu penting banget. Ia bisa ningkatin personal brand Anda dan juga bisa ningkatin penjualan produk Anda.

Kunci Sukses Itu Bernama Komunikasi

Berhubungan buruk seperti berutang 100 juta, dan berhubungan baik seperti mendapat 100 juta."

Gitu ucapan mba Dal-Mi ke Nam Do-San waktu mereka pingin ngajak kerjasama Morning Grup. Emang sih, yang namanya mahluk sosial, kita pasti butuh berinteraksi dengan orang lain.

Apalagi di dunia bisnis. Tanpa komunikasi, gak akan mungkin bisnis kita makin berkembang. Kalo menurut saya, bisnis itu adalah perjalanan untuk memahami manusia. Dan untuk memahami manusia, kita harus berkomunikasi dan berinteraksi dengan mereka.

Makanya, saya termasuk orang yang percaya kalo bisnis apapun akan booming ketika terbuka peluangnya, dan dikomunikasikan dengan cara yang tepat.

Saya jadi inget ceritanya Gary Ross Dahl yang bisa jadi miliarder cuma dengan jualan batu. Waktu itu Amerika baru selesai perang dengan Vietnam dan muncul skandal politik Watergate. Semua warga Amerika cuma dapat berita buruk dari media.

Nah, ketika berita yang ada cuma bikin banyak orang pesimis, masyarakat butuh sesuatu untuk hiburan, dan bisnis Gary Dahl yang “cuma” jualan batu sebagai hewan peliharaan datang di saat yang tepat.

Buktinya, Gary berhasil menjual 1,5 juta batu dengan harga 4 dollar Amerika per biji. Artinya total penjualan yang dicetak di bisnisnya adalah 6 Juta dollar.  

Kok bisa terjual segitu banyak? Karena Gary berhasil mengkomunikasikan produknya dengan baik. Jadi, banyak orang yang tertarik untuk membelinya.

Saya juga masih ingat kisah kitKat yang berhasil meningkatkan nilai valuasi mereka di tahun 2007. Saat itu, KitKat mengkomunikasikan produknya sebagai teman minum kopi. Jadi saat seseorang mau minum kopi, mereka juga akan langsung beli KitKat. Karena hal ini, nilai valuasi perusahaan KitKat mendadak naik dari 300 juta dollar jadi 500 juta dolar. Wiih mantap ya..

Dan ternyata, komunikasi gak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan. Tapi dengan berkomunikasi dengan calon pembeli, personal brand Anda juga akan semakin baik di mata mereka dan Anda akan mendapat kepercayaan dari mereka.

Di bukunya yang berjudul Sales Magic, Om Kerry L. Jhonson bilang:

"83% transaksi berhasil karena calon pembeli suka dengan penjualnya" 

Kang Dewa juga pernah bilang di salah satu ebook-nya yang berjudul Personal Branding di Facebook

“peran Anda sebagai penjual sekaligus pemilik bisnis akan mempermudah mereka (market Anda) untuk percaya dan beli produk Anda.”

Artinya, bisnis bukan cuma gimana cara Anda membantu orang lain dengan produk Anda, tapi juga tentang gimana cara menjadi pribadi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi orang lain.

Terus, gimana cara jadi penjual yang menyenangkan? Yang paling gampang adalah dengan rutin berinteraksi dengan calon pembeli produk Anda. Bisa dengan komen status mereka, atau ngobrol dengan mereka. Bisa juga dengan bikin konten yang menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Dan ternyata, sering interaksi dengan calon pembeli merupakan strategi marketing yang paling efisien saat ini lho. Nama kerennya H2H marketing atau Human To Human, atau ada juga yang nyebut Heart To Heart.

Jadi, kalo saat ini bisnis Anda bermasalah, coba selesaikan dengan berkomunikasi kepada para pelanggan Anda. Dengan izin Tuhan, Calon pembeli akan semakin percaya dengan Anda dan produk Anda dan akhirnya bisnis Anda akan semakin berkembang.