Si Pohon

Merawat pohon berarti kita ikut sedekah oksigen

Si Pohon

Si Pohon

Karya : Niken Indah Kusuma

Aku pohon, dulu aku tumbuh subur dengan banyak ranting dan daun yang lebat menghijau.

Lalu, banyak orang yang memotong rantingku. Untuk kayu bakar saat memasak.

Mereka hanya mengambil rantingku. Namun aku tak dirawat.

Sekarang aku pohon yang gersang.

Aku sangat sedih, hidupku tak akan lama lagi.

Tubuhku sangat lemah, aku kekeringan.

Udara di sekitarku panas meranggas.

Suatu hari Shasi datang mengunjungiku

Shasi membawa penyiram tanaman yang penuh dengan air.

Shasi menyiramku dan aku merasakan kesegaran.

 

Setiap sore Shasi datang untuk menyiram aku.

Aku sangat bahagia, harapanku tumbuh kembali.

Daun-daun mudaku bermunculan. Tak lama lagi daunku akan kembali menghijau.

Menyejukkan semua orang yang berada di bawahku.

Bunga-bunga liar di sekitarku juga bersemi lagi. Indah berwarna-warni.

Aku bersyukur kepada Tuhan. Telah mempertemukanku dengan Shasi.

Seorang gadis kecil yang baik dan peduli lingkungan.

Teman-teman, rawatlah dan lindungilah aku.

Karena aku akan menghasilkan udara segar yang dibutuhkan semua makhluk di dunia.