Rindu dalam semangkuk soto Betawi

rempah _kita soto Betawi

Rindu dalam semangkuk soto Betawi
soto Betawi n emping
Rindu dalam semangkuk soto Betawi

Mula -mula saya ragu mengikuti kelas memasak ini.Terbukti ketika kelas yang berlangsung Sabtu ,14 Agustus 2021 saya mendaftar baru Jum'at sore.

Karena waktunya berlangsungnya sekitar 15.30 WIB dimana di jam tersebut saya punya kegiatan bersama rekan perkebunan di kampung.

Yaaa,karena semua diniati untuk belajar,ya dahlah absen dulu tidak di kebun.

Acara yang digelar melalui online ini diikuti sekitar 20 orang dari the Writer's dengan mentor ibu Lily didampingi mba Davina Hanoum Hakiem & kang Asep Herna

Tampak peserta sangat antusias mengikuti kelas masak tersebut.Bagaimana tidak lha wong kali ini kita diajari cara membuat soto Betawi ala resto Rempah kita Senayan City.

Seperti yang telah diketahui Indonesia itu kaya dengan kekayaan kuliner.Soto identik dengan Indonesia.Ada sekitar 75 varian soto di Indonesia dan yang terbanyak dari Jawa Timur sampai Madura baru bumi Pasundan.

Tak heran soto menjadi salah satu menu kuliner favorit masyarakat bahkan ketika tinggal di luar negeri pasti kangen dengan masakan satu ini.

Kuahnya yang gurih berasal dari kaldu serta beraneka rempah berpadu  membuat lidah serasa nagih untuk terus menikmatinya.

Soto juga mengingatkan kebersamaanku dengan bapak kala masih SD,sering diajak menikmati soto dekat rumah.

Ach belum -belum saya  keburu mbrebes mili mengingat moment itu (cengeng kan aku makanya jangan dibully,disayang aja plus dibanjiri hadiah -hadiah ). 

Kali ini moment yang tak pernah akan kembali itu akan saya hadirkan menemani makan siangku.

Cek -cek persediaan di dapur,semua aman dan terkendali.Semua uborampe saya siapkan sendiri kecuali santan minta tolong yang biasa mbantuin masak.

Semua detil pelajaran dari visual maupun catatan kupelajari ulang.Membutuhkan sekitar 2 jam sejak persiapan sampai dapur bersih kembali.

Tomat,kentang goreng,daun bawang,daging iris,brambang goreng &sledri tertata sudah dalam mangkok lalu diguyur dengan kuah yang berasal dari campuran kaldu,santan serta susu.Sengaja emping melinjo saya pisah tersendiri.Tak lupa kucuran air jeruk nipis turut ambil peranannya sehingga menambah segar aromanya.

Sengaja saya tidak menggunakan sambel karena selain ingin benar - benar menikmati keotentikannya, juga tidak ingin mulut saya ada yang menyaingi kepedesan.

Slurrpp kuah masuk perlahan ke dalam mulut lembut sekali,sesaat terlihat lelaki tua berkaos lusuh itu tersenyum padaku.

Waaa ternyata bapak saya ada di dekatku menemani menikmati makan soto.Kami berbincang dalam diam,sesekali tangan keriputnya mengusap kepalaku dan sesekali menepuk nepuk punggungku.

Sampai suapan sendok terakhir kehangatan sotoku mampu mengimbangi kehangatan pertemuanku dengannya kali ini

Dan seperti biasa seraya beranjak dari tempat duduknya beliau berbisik lembut padaku,"Sing ngati -ati yo Nok."

Ada kah teman -teman punya romantisme soto dengan teman ,saudara ,kekasih atau bahkan seperti saya  

Ketika rindu terpendam dan hanya doa -doa yang bisa kita kirimkan, sementara waktu terus berjalan dan tak bisa kembali,hanya kenangan yang dapat di hadirkan,soto Betawi mampu mengajakku menyusuri ruang dan waktu.

Buat yang di Yogya,soto ini dapat dipesan di KopiLumbungMataram,dan dibuat berdasar pesanan H-1 dengan minimal order.

Salam waras luar dalam kesayangan,

Kotagede,Senen Wage,16 Agustus 2021