Mundur Terkubur

Mundur Terkubur
Image by pixabay.com

Jika kematian belum saatnya

Maka ujian menjadi penggantinya

Jika kebahagiaan tak sudi datang

Kesedihan menjadi penantang

 

Dalam sebuah cawan aku tertawan

Hingga ia tak sanggup menahan

Luapan tangisan dan penyesalan

Permintaan tiada berkenan 

 

Tercekat menahan yang tertahan

Tak layak untuk ungkapkan

Walau sekadar perumpamaan

Yang tak lain seekor hewan

 

Berkaca

Seorang manusia tertawakan

Berlagak

Seorang manusia porakporandakan

 

Cukup tuan

Siksaan apa lagi yang akan kau layangkan?

Tidakkah cukup setiap dagelan

Seolah anjing dan kucing bermesraan

 

Kau bangkitkan

Lalu matikan

Kau bangkitkan lagi

Lalu matikan lagi

 

Baiklah, 

Untuk aku yang bodoh

Berhenti tergopoh

Tengok bintangmu

Dia setia menemanimu

 

Bintang,

Kau sendiri?

Kenapa kau perlihatkan diri?

Saat aku menyanjung perih

Dan menyulam perih

 

Jika kau datang untuk beri kenyamanan

Lantas kenapa selalu beri sayatan

Begitu rendah sang perempuan

Hingga terus engkau mainkan

 

Nah tahan,

Kuukur sebidang

Kupastikan tenang

Kusimpan tanpabenderang

Cinta, kau menuju ruang

Dapatkan reward khusus dengan mendukung The Writers.
List Reward dapat dilihat di: https://trakteer.id/the-writers/showcase.