Doa di Saat Wabah

Tikam jantungku

Tikam waktuku

Tikam duniaku

Jam berderak menyeret luka 

yang menganga

Perih berlipat sengsara
Pedih membusa luka
Ini wabah tak usai di masa

Jiwaku terkungkung
Tiada ruang, tiada nafas
Panggungku telah mati
Lampu dan kostum membeku
Dicekam teror media
Yang bertubi-tubi melesakkan 
berita-berita duka cita

"Dimana kami bisa berekspresi lagi?" 

"Di sini. Di sanubari!"

Cilacap, Agustus 2020


Video pembacaan puisi selengkapnya bisa dilihat di https://youtu.be/ZiNlr3NZNXM