Hi, Guys!

Hi, Guys!
Gak kebayang, dari tangan kecilnya, Naura bisa membuat dan menyajikan kedua kue ini.

"Hai gaes, sekarang aku mau buat frenchfries. Sebelum dimulai, temen-temen nanti laik, komen, end sabskraip ya.." ucap Naura sambil merekam aktifitas memasaknya dari video di HP nya.

Ini mungkin sudah ke sekian kalinya Naura, anak bungsuku yang masih kelas IV SD, merekam aktifitas memasaknya. Semenjak masa isolasi  pandemik virus corona, ia  semakin rajin bikin content untuk channel youtubenya. Emang sih, Naura sudah lama punya channel youtube-nya itu. Dan sudah lama juga membuat content tentang aktifitasnya dia. Tapi belakangan, apalagi pas di bulan puasa ini, dia semakin sering membuat content-nya. Dan itu tentang makanan.

Hari ini kebetulan aku bangun agak pagian. Ada kegiatan baru yang harus mulai dibiasakan, mengajar via online. Setengah jam sebelumnya pasti sudah repot mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan. Laptop, kabel charger, HP, dan colokan listrik yang agak panjang, biar gampang mencolok kabel-kabelnya. 

Saat sedang ribet mempersiap, tiba-tiba Naura datang mengahampiriku dan kemudian duduk di kursi hijau yang ada disebelahku. 
"Yah, nanti siang kita keluar yuk." pinta Naura menyela aktifitasku bersiap-siap.
"Mau ngapain, De?" jawabku sambil tetap merapikan peralatan.
"Aku mau minta beliin roti tawar, susu cair sama oreo yang vanila."
"Oh, buat buka puasa nanti ya?"
"Iya yah. Aku nanti mau buat kue."
Seketika aku menghentikan aktifitasku sambil menatap wajah Naura. "Mau bikin kue lagi?" tanyaku.

"Iya yah."
"Buat konten di youtube lagi?"
"He eh." jawab Naura menganggukkan kepalanya sambil senyum simpul.
"Oke deh... Nanti habis ashar kita keluar ya."
"Siippp, nanti kasih tahu aku ya. Makasih ayah." ujar Naura sambil lari-lari kecil meninggalkanku.

Sampai di hari kesebelas ramadhan ini mungkin sudah banyak kue-kue yang dibuat Naura. Ada cilok, ada cilung, frencfries kue pie, pizza telor dadar mie. Hhmm, masih banyak lagi kayaknya. Ajaibnya, bukan cuma asal buat, tapi emang enak. Walaupun ya gak sehebat Chef Renatta yang di acara MasterChef. Buat anak seusia Naura, kue buatannya bisa dibilang woow. 

Sewaktu-waktu aku pernah tanya ke Naura tentang cita-citanya. Dengan yakin dan PD-nya dia jawab, "Aku mau jadi youtuber!". Mendengar jawabannya, aku hanya tersenyum. Emang anak zaman sekarang cita-citanya semakin variatif. Kalau zaman dulu ditanya cita-cita, pasti jawaban berkisar antata dokter, tentara, polisi, atau guru. Homogen, dan itu-itu aja.

Naura memang sepertinya sudah bisa meng-create content-content youtube hanya dengan menggunakan HPnya. Mulai dari mengambil Gambar untuk videonya, menyatukan potongan-potongan videonya, memasukan audio musik atau suaranya dia sendiri, sampai membuat animasi-animasi kecil meskipun hanya dari template yang sudah ada. Akupun ragu bisa apa nggak kalau diminta untuk buat itu.

"Bener kamu mau jadi youtuber?" tanyaku cuma mau menghilangkan rasa penasaran.
"Hehehe.." respon Naura cuma dengan nyengir.

Pikirku namanya juga anak-anak. Biarlah dia eksplore kesenangannya. Padahal justru aku takjub dengan hasil masakannya yang dijadikan content youtubenya. Aku gak kepikiran anak seusianya sudah mahir bagaimana menggoreng, mencampur bahan-bahan baku yang ada, sampai akhirnya bagaimana menyajikan hasil masakannya. Boro-boro aku pada saat seusianya untuk bikin kue, mau masak airnya gak berani.

"Besok mau bikin apa lagi, De?" tanyaku menyelidik.
"Mau bikin pizza sih, tapi susah kayaknya." jawab Naura.
"Pasti bisa Ade mah.. Ntar Ayah ikutan masak deh."
"Bener Yah?"
"Iya, bener kok."
"Asyikk." ujar Naura dengan mimik yang sumringah.
"Kue yang kamu bikin enak-enak loh."
"Emang enak Yah?"
"Enak banget. Makanya ayah mau minta Ade bikin kue lagi."
"Oke Ayah. Besok kita buat Pizza ya."
"Kamu kenapa gak jadi Chef aja?"
"Gak apa-apa Ayah, aku tetap jadi youtuber, tapi youtuber yang jago masak." 
"Oppss..." responku dengan membatin. "Hi.. Guys!"