Mantan pacar

Mantan pacar

Aku tau rindu ini bukan lagi milikku, aku tak pantas mengharapkan lagi apa yang bukan milikku sejak engkau lebih memilih bersama wanita lain aku sudah menghapus semua mimpi untuk bersamamu. Aku ingin membuka lembaran baru , berharap ada sosok yag benar-benar mempunyai ketulusan cinta untukku bukan laki-laki yang pergi meninggalkanku karena mendapatkan wanita cantik dan kaya.

Setahun berlalu semenjak hari pernikahanmu , lamaran datang kepadaku .sosok laki-laki yang memberikan aku cinta yang tanpa pamrih , sosok laki-laki matang dan bijaksana. Cinta..persetan dengan hatiku yang belum sepenuhnya cinta, bagiku lebih baik bersama orang yang mencintaiku daripada bersama orang yang hanya duriku yang  mencinta. Cukup sudah pengalaman buruk yang aku alami bersamamu bagai menggantungkan mimpi pada sesuatu yang akhirnya membuatku tersakiti.

Kemarin , tanpa sengaja kita bertemu, kulihat air wajahmu begitu kuyu dan muram , namun aku pura-pura tak melihatmu . Kugandeng mesra suamiku keluar dari pusat perbelanjaan menuju tempat memarkir kendaraan kami , kau menatapku dengan mimik yang tak dapat aku bahasakan . Suamiku menyerahkan selembar uang lima ribuan padamu yang membuatmu memberi kami aba-aba untuk keluar dari parkiran. Kulirik kaca spion setelah keluar dari parkiran , ada perasaan sedih kondisi badanmu yang semakin  kurus dengan baju warna orange sambil memegang peluit menatapku pergi hingga menghilang dari pandangan.