KOMUNIKASI, SOLUSI TERBAIK MESKI BUKAN HASIL YANG DIHARAPKAN

Begitu pelik masalah hidup ini, komunikasi merupakan kunci peluang kesuksesan. Meski belum menghasilkan yang diharapkan, namun bagian dari solusi terbaik.

KOMUNIKASI, SOLUSI TERBAIK MESKI BUKAN HASIL YANG DIHARAPKAN
KOMUNIKASI, SOLUSI TERBAIK MESKI BUKAN HASIL YANG DIHARAPKAN
KOMUNIKASI, SOLUSI TERBAIK MESKI BUKAN HASIL YANG DIHARAPKAN

Begitu pelik masalah hidup ini, komunikasi merupakan kunci peluang kesuksesan. Meski belum menghasilkan yang diharapkan, namun bagian dari solusi terbaik.

Komunikasi dengan sang Maha Kuasa berupa ibadah dan do’a adalah kewajiban sebagai makhluk yang lemah, begitu pula jalinan kasih komunikasi keluarga yang transparan dan jujur harus dibentuk sebagai rutinitas kegiatan yang sehat.

Setiap hari aku melintas, menuai rezeki sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan bidang informasi & teknologi yang masih merintis.

Terus melangkah menapaki jalan ini untuk tetap memberikan yang terbaik demi kebahagiaan keluargaku adalah skala prioritas yang ditanamkan di hatiku.

Namun seiring waktu, dan tiba saatnya resesi itu menghampiri aku untuk dapat menyikapi dengan tepat dan bijak.

Hingga akhir tahun 2019, informasi yang mengejutkan perihal Pemutusan Hubungan Kerja harus aku terima sebagai kenyataan, meskipun aku sadari perusahaan sudah lama mengalami penurunan produksi dan pendapatan. Bahkan kabar ini, diterima 15 hari setelah istriku tercinta melahirkan keturunan kami yang ketiga.

Segala upaya menempuh kebahagiaan secara optimal telah dilakukan, mungkin Allah SWT punya rencana baik lain untuk diriku dan keluarga.

Telintas pertengahan Januari 2020, duka itu menambah kemalangan atas ujian yang aku terima bersama keluarga, yakni keturunanku seorang bidadari cantik yang baru genap 2 bulan telah pulang ke rahmatullah tanpa gejala sakit sekalipun.

Belum usai awan kelabu ini membelenggu, dunia pun dihujani penurunan ekonomi akibat masa pandemi covid 19 (C-19). Lengkap sudah kesuraman ini hadir, lantaran semakin sulit dunia pekerjaan itu menghampiriku dengan mudah, walaupun kedekatan bersama keluarga begitu dinikmati di masa serba online ini.

Proses komunikasi pun begitu kental dilakukan. Setiap informasi lowongan pekerjaan, melalui jaringan media sosial, kerabat keluarga dan kawan langsung direspon dengan cekatan. Apa daya dan tiada kekuatan, semua hanya kehendak illahi.

Inilah yang menjadi puncak permasalahan yang rumit dan mencapai klimaksnya. Bagaimana tidak? Seluruh kebutuhan sudah tidak dapat terpenuhi. "Jangankan kebutuhan papan dan sandang, keseharian pangan saja luar biasa berat dipikul".

Untuk mempertahankan keutuhan ini, diriku tanpa henti mencoba komunikasi sebagai penjaga hati agar tetap teduh dan kuat serta menyikapi pikiran selalu positif dalam bertindak.

-  Komunikasi ini diuraikan dengan semakin bertambah ibadah kepada sang illahi, di saat orang lain tak melakukan. Sholat di waktu malam hari, berpuasa dan bersedekah untuk berbagi kebaikan meskipun orang lain tidak mengetahui kesusahan yang diriku alami.

-  Begitu pula, pelan tapi pasti, setiap permasalahan pelik yang mendadak nampak serta menampar di wajahku,  aku isyaratkan melalui ketulusan komunikasi sebagai sebuah solusi. Transparan dan jujur adalah bentuk ekspresi yang terungkap dengan nyata. Dimulai secara berkala komunikasi hubungan suami dan istri yang dilema segala kebutuhan harian juga bulanan, belum lagi masalah eksternal seperti terhambatnya kebutuhan pendidikan anak, bahkan memohon keberadaan tempat tinggal yang belum menetap.

Membuat artikel ini merupakan bagian dari ikhtiarku menempuh keutuhan kebahagiaan itu kembali seperti dahulu kala. Akhirnya, Diriku menyadari atas nikmat Allah SWT yang harus kita syukuri sekecil apapun itu dan pentingnya komunikasi sebagai ajang silahturahmi bersama keluarga, kawan, tetangga dan lainnya.

“Tetaplah tenang meski tertekan, tetaplah sabar meski sulit, tetaplah lembut meski menyakitkan dan tetaplah rendah hati meski punya segalanya serta jadikan komunikasi sebagai solusi meski bukan hasil yang diharapkan”

Salam sehat dan tetap semangat, selalu berbagi kebaikan, tetap berkarya dan terus berprestasi di tengah masa pendemi C-19.

By. Wea @Dec_2020