Catatan seorang Gendarmerie

Catatan seorang Gendarmerie
Sumber imaji: instagram Europe on Screen
Satu-satunya film animasi di festival film edisi online Europe on Screen 2020, 16-30 November 2020, berjudul Josep (2020). Adalah film ke-8 saya di festival ini. Berbahasa Prancis dan Spanyol, durasi 80 menit. Disutradarai oleh Aurel, berasal dari Prancis.
 
Ini cerita tentang Josep Bartoli, ilustrator Spanyol yang anti jenderal Franco. Sebuah kisah yang dilihat melalui mata Serge, mantan gendarmerie (tentara Prancis) penjaga kamp konsentrasi di Prancis. Diakhir hidupnya, Serge menuturkannya ke cucunya yang remaja. Meski, karena kepikunannya, ia tak menyadari bahwa anak muda ke siapa ia bercerita adalah cucunya sendiri.
 
Karena pikunnya itupun, sepertinya ada detil-detil di tengah-tengah ceritanya yang meleset. Misalnya, bagaimana mungkin Frida Kahlo bisa muncul di kamp konsentrasi, dengan keluar dari tengah laut. Sementara, perupa perempuan asal Mexico itu baru masuk ke kehidupan Josep belakangan, dan tak pernah berada di Prancis.
 
Setelah Perang Saudara di Spanyol berakhir, 1939, Josep bersama dengan golongan republikan Spanyol lainnya, mengungsi ke Prancis. Kabur dari cengkeraman kediktatoran Jenderal Franco. Pemerintah Prancis kemudian membangun kamp-kamp konsentrasi untuk menampung para pelarian itu.
 
Namun, kamp-kamp konsentrasi itu tak dilengkapi fasilitas kebersihan yang memadai. Tak pula tersedia cukup makan dan minum; dan tanpa fasilitas kesehatan yang memadai. Pengungsi diperlakukan bagai tahanan. Dijaga oleh para gendarmerie korup, yang dengan bebas memperkos , menyiksa, dan membunuh pengungsi untuk hal-hal remeh.
 
Kehidupan di kamp ini direkam Josep dalam gambar-gambar ilustrasi. Sebagaimana yang digambarkan oleh film animasi ini, awalnya Josep menggambar dengan media apa saja yang ada termasuk tanah. Kemudian, beralih ke pensil dan kertas yang diam-diam diberikan oleh Serge, gendarmerie baik hati yang lalu menjadi sahabat Josep.
 
Kelak di kemudian hari, ilustrasinya ini diterbitkan bersama ilustrasi-ilustrasi para penghuni kamp konsentrasi sejenis lainnya. Dalam sebuah buku berjudul La Retirada.
 
Ketika Nazi mulai berkuasa di Eropa, Josep dan para interniran lainnya dipindahkan. Serge memakai kesempatan proses pemindahan tawanan untuk menolong Josep dan kawan-kawannya kabur. Meski itu artinya harus mengorbankan fisiknya.
 
Di kemudian hari, Serge mendapat kabar dari Josep bahwa ia berada di Meksiko. Serge menyusulnya, di mana ia lalu berkenalan dengan perupa dan aktivis komunis Frida Kahlo. Yang saat itu adalah pacar gelap Josep. Selama beberapa waktu, Serge tinggal di Mexico. Membantu perjuangan Josep dan Frida.
 
Saya tak tahu apakah tokoh Serge itu benar-benar ada, ataukah ia tokoh fiktif karangan pembuat atau sutradara film animasi ini belaka. Namun, ketulusan persahabatan yang dibuka oleh Serge sungguh terasa sangat hangat. Untuk interniran seperti Josep yang diperlakukan bagai sampah busuk oleh gendarmerie di kamp, persahabatan dengan Serge bagaikan menemukan oase.
 
Sutradara animasi ini memakai nama Aurel. Nama aslinya adalah Aurélien Froment. Seorang kartunis untuk Le Monde dan Le Canard Enchaîné, koran-koran Prancis. Film animasi Josep merupakan hasil penggabungan karya ilustrasi Josep dan ilustrator lain dari masa kini. Tapi, tak jelas bagi saya apakah ilustrator tersebut adalah Aurel sendiri, atau orang lain. Umumnya, sebuah film animasi mempunyai tim ilustrator yang terdiri dari beberapa orang. Demi menciptakan ribuan gambar agar adegan bergerak mulus.
 
Bisa jadi animasi Josep memiliki tim yang serupa. Meski gerakan adegannya lebih patah-patah, yang bagi saya justru menambah mood suram yang dikandung ceritanya.
 
Kamp konsentrasi. Saya sudah pernah dengar tentang kamp konsentrasi untuk warga keturunan Jepang di Amerika Serikat jaman Perang Dunia II. Semua orang juga tahu tentang kamp-kamp konsentrasi Nazi. Tapi, saya belum pernah dengar atau baca tentang kamp konsentrasi pelarian/pengungsi anti Franco Spanyol di Prancis. Sampai saya menonton animasi Josep ini. Sungguh, cukup mengejutkan.
 
Meski tak sekejam kamp konsentrasi Nazi, harkat kemanusiaan orang-orang Spanyol di dalam kamp konsentrasi Prancis itu sungguh sangat dilecehkan. Saya jadi bertanya-tanya, apakah tak ada rekaman visual tentang kamp-kamp ini untuk dilihat dunia?
 
Misalnya, foto-foto seperti foto-foto di Auswitch dan kamp konsentrasi Nazi lainnya. Foto-foto yang memberi tahu dunia bahwa ada kekejaman tak terperi yang menimpa bangsa Yahudi.
 
Kalau memang tak ada, maka keberadaan ilustrai-ilustrasi seperti yang dibuat oleh Josep Bartoli menjadi sangat penting. Juga tak kalah penting adalah kehadiran film animasi Jacob ini. Sehingga, banyak orang, termasuk saya, menjadi tahu bahwa pernah ada kekejaman di kamp konsentrasi Prancis yang menimpa bangsa Spanyol.   =^.^=