Menanam Dengan Hati Dan Cinta

"Perjalanan sepuluh ribu mil, dimulai dari satu langkah pertama-Lao zi"

Menanam Dengan Hati Dan Cinta
karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya

'Lucu bangettt"

Iya, emang lucu, itu kesan pertama saat saya melihat foto-foto tanaman sukulen/kaktus. Sukulen/kaktus termasuk jenis tanaman yang memiliki jenis beragam dengan bentuk dan warna unik, ternyata ada lebih dari 12000 jenis di dunia, hampir sama dengan jumlah pulau di Indonesia, ada yang masih inget pelajaran SD? hahaha kalo saya masih ingat, ada 12677 buah pulau. Data terbaru yang saya google ternyata di 2021 tercapat ada 16056 pulau di Indonesia, wow.

Hari Sabtu, tanggal 29 Mei 2021, saya diajak teman saya Eveline ikut workshop cara menanam dan merawat baby sukulen dalam cangkang telur, yang diadain di Cuca Restaurat, Jimbaran. Buat saya pribadi ini pengalaman dan banyak info yang menarik, karena saya pernah menanam berbagai jenis sukulen/kaktus beberapa tahun lalu memakai pot, awalnya saya berpikir akan sangat mudah dan tidak perlu perawatan khusus, di gurun aja bisa tumbuh dan berkembang sendiri, eh ternyata mati semuanya.

Banyak info berguna yang saya dapat dari workshop ini, ternyata sukulen beda dengan kaktus, sukulen adalah tanaman yang memiliki karakteristik menyimpan air terutama pada batang, sedangkan kaktus merupakan nama famili dalam dunia tumbuhan, dan kaktus memiliki sifat sukulen, jadi walaupun tumbuh di lingkungan yang sangat kering kaktus tidak akan mati, tapi kok tanaman saya pada mati?. Agar lebih gampang dipahami, semua tanaman kaktus adalah sukulen tapi tidak semua tanaman sukulen dapat digolongkan tanaman kaktus. Tanaman kaktus memiliki duri sebagai pengganti daun dan untuk perlindungan diri, tetapi tidak dengan sukulen.

Untuk penanaman baby sukulen ataupun kaktus menggunakan cangkang telur, bahan yang dipersiapkan antara lain: bibit anakan/baby sukulen dan kaktus, cangkang telur yang sudah dibersihkan dan dilubangi bagian atas dan bawahnya(dilubangi bagian bawahnya agar bisa membuang kelebihan air pada tanaman) dan tatakan telur, media tanam berupa tanah malang, mini shovel/sekop untuk mengisi tanah, stik/kayu kecil seperti stik sate untuk memadatkan tanah dan membantu memposisikan tanaman.

Media tanam adalah media untuk menumbuhkan akar pada tanaman. Khusus untuk baby sukulen maupun kaktus menggunakan tanah Malang, dan bukan tanah gembur ataupun kompos, ups ini kesalahan utama saya yang mengganti semua tanah pada pot tanaman kaktus dan sukulen yang pernah saya beli dengan tanah gembur dengan tujuan agar tanaman saya tumbuh subur. Tanah malang adalah campuran bahan yang terdiri dari:  tanah vulkanik halus, fungisida(untuk mencegah pertumbuhan jamur pada akar tanaman) dan dekastar (pupuk).

Cara menanam baby sukulen dan kaktus adalah pertama-tama adalah menempatkan cangkang pada tatakan telur agar stabil kedudukannya, kemudian mengisi cangkang dengan tanah menggunakan shovel sampai cukup penuh, mengangkat baby sukulen dan atau kaktus pada daunnya dengan hati-hati dan menempatkannya pada permukaan tanah, yang terakhir dan perlu diperhatikan adalah memadatkan tanahnya dengan stik kecil, hingga posisi tanaman kokoh dan tertata sesuai selera, sambil menambahkan tanah agar padat.

info yang penting lainnya buat saya adalah pada perawatannya, 

- selama dua minggu pertama baby sukulen dan kaktus tidak perlu disiram, kemudian ditaruh ditempat teduh tetapi tetap mendapat sinar matahari secara tidak langsung.

- setelah dua minggu bisa disiram dengan cara di semprot air, setiap tiga hari sekali selama 2 minggu kedua. 

- setelah 1 bulan, kita bisa memeriksa apakah akar sudah kuat, jika sudah kuat maka boleh di siram secara langsung (shower halus) dan boleh mendapat sinar matahari lebih banyak (sinar tidak langsung), cara memeriksa kekuatan akar adalah dengan mengangkat tanaman tersebut, bila terasa berat berarti akarnya sudah kuat).

Ternyata kesalahan fatal yang saya lakukan adalah menyiramnya dengan air dan menempatkannya di bawah pancaran sinar matahari secara langsung, kelebihan air menyebabkan akar sukulen dan kaktus cepat busuk hingga menyebabkan tanaman mati. Untuk mengetahui, cara penanaman dan perawatan sukulen dan kaktus sudah benar, kami akan memberikan laporan berkala pada minggu kedua, dan minggu keempat. Let's see.

Satu tips terakhir, cara menanam yang baik adalah mencari tahu terlebih dahulu info penting mengenai tanaman dan cara perawatan awalnya, setelah penanaman perawatan tetap diperlukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat. Saya pernah membaca sebuah riset tentang berbicara dengan tanaman ternyata berpengaruh pada kesuburan tanaman, jika berbicara baik maka tanaman akan tumbuh subur, demikian sebaliknya. Hal ini dibantah kebenarannya karena menurut para ahli, berbicara dengan tanaman membuat subur karena saat berbicara kita mengeluarkan karbondioksida(CO2) dan uap air(H2O) yang memang dibutuhkan tanaman.

Teman-teman boleh mencoba mempraktekkannya, untuk sekedar hobi atau membuktikannya. Saya pribadi menganggap menanam sebagai bagian dari terapi, begitu juga dengan mengajaknya berbicara.

Happy Gardening.