UNTUK SESEORANG YANG KATANYA TEPAT WAKTU TAPI NYATANYA TAK SETEPAT ITU

UNTUK SESEORANG YANG KATANYA TEPAT WAKTU TAPI NYATANYA TAK SETEPAT ITU
Foto : Pinterest

 

 

Untuk seseorang yang katanya tepat waktu tapi nyatanya tak setepat itu.

 

Apa kabar? 

Masih sibuk merawat gengsi?

Atau sedang menata hati yang retak di sana sini oleh keakuan sendiri? 

Atau sedang (pura-pura) bahagia menikmati sepi?

Iya, tentu saja kau akan bilang aku baik-baik saja tanpamu.

Kau mungkin bisa mengelabuhi mereka, tapi tidak padaku.

Kau tahu, aku ini sangat mengenalmu lebih dari dirimu sendiri. 

Kau ingat jam tangan ini? 

Pemberianmu di hari ulang tahunku.

Sekadar hadiah supaya aku mengatakan apa-apa yang hanya ingin kau dengar, supaya aku patuh pada apa-apa yang menurutmu lebih benar.

 

 

Untuk seseorang yang katanya tepat waktu tapi nyatanya tak setepat itu.

 

Hari ini ulang tahunmu kan? 

Kukirim kembali jam tangan pemberianmu.

Bukan, bukan untuk mengenangku, ia lebih dari itu.

Adalah potongan-potongan waktu yang saling terhubung, yang akan mengingatkanmu bahwa masa itu tak akan pernah kembali, meski kau memintanya berkali-kali.

 

 

Untuk seseorang yang katanya tepat waktu tapi nyatanya tak setepat itu.

Jangan lupa belajar lagi menata segala.

Keakuanmu, sampai kapan berkuasa?

Berputar-putar dalam lingkaran yang kau hapal betul angka-angkanya, tapi tak kau mengerti bahwa cerita tak selalu seperti yang kau pinta.