Tuhan, Mengapakah Cinta Terlihat Begitu Tolol

Puisi urban kampungan

Tuhan, Mengapakah Cinta Terlihat Begitu Tolol
Pixabay.com

Tuhan, Mengapakah Cinta
Terlihat Begitu Tolol

Sebab aku sering tersenyum kepadanya
Ia bilang aku lelaki tak tahu diri
Dan bertampang beloon

Aku bawakan seikat mawar ke rumahnya
Ia malah minta dikirim racun tikus
Rokok kretek dan senar gitar nilon

Aku tulis puisi-puisi romantis untuknya
Ia anggap bahasanya terlalu rumit
Menjengkelkan dan tak ada gunanya

Aku berpakaian rapi, necis dan mahal
Ia kira aku hendak menagih utang

Aku memohon-mohon setiap malam
Ia bahkan tidak sudi membalas pesan

Aku marah
Ia malah meledek dan tertawa
Meledak-ledak

Aku mati karena sakit hati
Ia minum racun tikus untuk ikut mati

Tuhan, mengapakah
Cinta terlihat begitu tolol

 

2020

 

Puisi ini pertamakali dipublikasikan di Basa-basi.co dan menjadi salah satu puisi yang akan disertakan dalam buku puisi berjudul Lawang Angin.