Tikungan senayan

Tikungan senayan

Tikungan senayan

Semua pengemudi pasti setuju kalau mengendarai kendaraan itu punya sensasi kepuasan tersendiri, dengan mengenyampingkan rasa lelah tentu saja. Apalagi membawa kendaraan roda dua, yang harus siaga menjaga keseimbangan, lalu bisa selip kanan kiri mencari celah ditengah kepadatan kendaraan, itu rasanya kan ouas banget ya.. aku pun demikian. Berkendara di jelang siang hari, memasuki kawasan permata hijau yang mulai memadat, menuju kantor di kawasan kuningan. Terpikir waktu yang sudah mepet janjian dengan klien baru, tapi begitu exciting. Karena intuisi harapan saya bilang ini klien pasti bakalan closing besar. Mulai kita berkenalan di social media, hingga akhirnya janjian kopdar di kantor. Mulai berfikir nanti enaknya ajak makan siang dimana ya, terus mereka reka sepertinya dia akan jadi mitra kerja yang menyenangkan..
Duggjeggger.... Hantaman keras di kepala sontak membuat aku tersadar, dan ada tiang besar dihadapan.. What dan spacy kesayangan aku tergeletak disebelah..
Ya Alloh, kenapa mendarat disini... Kleyengan begini kepala..
Samar2 aku liat satpam apartemen senayan berlari menghampiri..
"Mba, gapapa kan? Bisa bangun? " Aku masih terheran- heran donk dengan yang terjadi. "Tadi kebetulan saya perhatikan sejak belokan motor mba sudah goyang-goyang tidak terarah, mba ketiduran ya?" Katanya melanjutkan..
OMG, dalam hati aku tu malu banget koq bisa ya ketiduran di jalan seramai itu.. Duuh masa iya sih, berusaha menolak kenyataan batin ini. Bangun dengan sok gagahnya, akhirnya saya mengikuti pak security ke pos nya, dengan motor diamankan beliau. Ish, sampai hati ini berfikir keras, tadi mulai hilang ingatan  dimana ya? Bersyukur tersungkur di semak-semak walau ada tiang nya.
(18042017)