SERUUU

SERUUU

Saya Niam dan ini adalah cerita pengalaman saya sendiri yang mungkin selalu saya ingat.

Sekarang saya tinggal di Kota Bekasi Sedangkan Kedua Orang tua saya adalah seorang perantau dari Jawa tengah, Bapak saya asal dari seragen dan ibu saya berasal dri solo. Kami sekeluarga mempunyai tradisi setiap tahunnya sebelum lebaran kita prepare untuk mudik ke kota asal dari kedua orang tua saya tujuannya banyak sekali dan salah satunya adalah kumpul dengan keluarga besar yang mungkin hanya setahun sekali pertemuan itu di adakan.

Sore hari menjelang maghrib saya berada di rumah teman saya karena ada acara buka bersama , buka bersama itu di adakan dengan teman teman smk saya satu kelas. Setalah kita melakukan buka puasa lalu kita langsung mempersiapkan diri untuk sholat maghrib dan biasanya habis itu bubar/pulang ke rumah masing – masing, Nah saat saya dan yg lainnya selesai sholat maghrib berjamaah perempuan pamit pukang duluan dan yang cowok ngobrol dlu sebentar sambil bercanda, dan ternyata aku yang sedang siap siap untuk pulang langsung di panggil panji , “ amm.. mau kmna? main dlu lahh” Ucap panji tuan rumah “ hmm.. ayodehh..” Ucap saya sambil bersemangat . Dan ternyata panji mengajak saya bermain game ML yang kami sering mainkan, kami terus bermain bersama - sama dengan yang lainnya. Singkat cerita Bapak Saya menelpon dan telfonnya melalui nomer dan itu tidak biasa dilakukan , bisanya Bapak saya menghubungi lewat whatsup untuk menghubungi saya dan ternyata “ Amm Dimana?!” ucap bapak dengan sedikit kesal , “ Niam dirumah panji pak, kenapa pak?” jawab saya sambil terheran heran , “ Ayoo kita sebentar lagi mau berangkat mudik, tinggal nungguin kamu doing ini” ucap bapak sambil tergesa – gesa, “ Owalahh Iyaa iyyaaa pak niam otw pulang “ ucap saya sambil panik dan buru buru . Dan benar saja ketika saya melihat jam di hp sudah pukul 10 sedangkan seharusnya jam 9 sudah berangkat “ Astagaa Ya Allah” ucap saya sambil tepok jidat. Dan saya pun jalan menggunakan motor dengan terburu – buru .

Dan se sampainya saya dirumah langsung menuju kamar dan  menyiapkan semua yg harus di  bawa untuk mudik, dan baru saya memasukan baju ibu saya berteriak “ Am Buruannnn, sudah jam brp ini takut nanti kemaleman “ ucap ibu, “ Iyyaa siapp mahh” jawab saya .

Jam 11 sudah siap semua dan kami berdoa terlebih dahulu untuk memulai perjanan ini. Perkiraan waktu sampai kita adalah besok malam hari, kami melewati berbagai macam kota kota besar dan kota yang kami tapaki adalah Brebes jalur Tol Brebes Timur, kami masuk pintu tol sekitar jam 8 Pagi posisi kendaraan padat merayap , singkat cerita jam 12 siang nya kita masih berada di dalam tol brebes timur tersebut , dan saking padat merayapnya mau tidak mau pengemudi harus menghemat bensinnya, di Tol Brebes Timur itu belum ada Pom Bensin dan Rest Area di dalamnya adanya hanya di pintu keluar Tol , benar saya ada salah satu seorang pengemudi yang kehabisan bensin, posisi mobil saya masih berjalan lambat dan saat itu jga saya melihat penduduk setempat yang menjual bensin dengan membawa 1 Jerigen kecil dengan harga yang menajubkan mereka menjual bensin itu dengan harga Rp. 150.000 rb per liternya . Dan langsung saja saya bertanya pada bapak saya “ Pah Bensin aman ga?”, “Aman , Ini masih banyak” ucap bapak saya sambil menunjuk kearah bensinnya “ Alhamdulillah” ucap saya sambil mengelus dada.

Singkat cerita mobil kita sudah keluar tol brebes timur itu sekitar jam 4 sore, saya dan keluarga sudah kekuras tenaganya karena macet yang begitu hebat dan kami pun langsung mencari tempat untuk beristirahat sekalian makan dan akhirnya kita sampai ke warung nasi yang tempatnya memang asik , karena tempatnya itu pelataran jadi bisa meluruskan kaki yang pegal.

Selesai makan kami ngobrol ngobrol dan bercanda di sela sela cape dan ngantuk, dan ketika saya bertanya kepada bapak “ pah kok tdi banyak mobil yang mati saat di tol? “, “Iyya mungkin mobil mereka tidak kuat mesinnya dan boros bensinnya” Ucap bapak sambil tersenyum, “wahh berarti mobil kita keren yaa” Ucap saya sambil memberi jempol, Dan bapak memberitahu “ Mangkanya kenapa bapak memilih Honda Jazz ini untuk jadi mobil keluarga , karena mobil ini sporty banget dan sangat cocok untuk keluarga dengan desainnya yang elegan memberikan gaya yang nyentrik, Selain itu Honda Jazz ini juga sangat hemat bahan bakarnya dan juga mesinnya jga ga terlalu panas saat menyala jangka waktu lama. Pokoknya ga bakal rugi kalau men=milih Honda Jazz ini menjadi mobil untuk keluarga.”

“ Ayooo Kita lanjutin Perjalanan supaya cepat sampai dan bertemu dengan sodara – sodara “ Ucap mamah.

 

-Tamat-