Pikiran-pikiran yang berkelindan sebelum merebahkan badan

Sebuah latihan menulis hanya dengan memilih 6 benda yang ada disekitar. Untuk tulisan ini saya memilih benda-benda: Nyamuk, Cecak, Lantai, Dengingan, Kelopak Mata, Bantal. Simak yuk gimana jadinya!

Pikiran-pikiran yang berkelindan sebelum merebahkan badan
Image by <a

Ternyata menulis tanpa ide menantang juga ya. Apalagi dilakukan di malam hari, berteman NYAMUK yang tak henti-henti berdenging telinga kanan kiri.

Padahal ada CECAK di langit-langit kamar. Namun mengapa dia tidak menangkap nyamuk itu, layaknya yang sering dinyanyikan anak-anak jaman dahulu, ya?

Apakah karena posisinya di langit-langit kamar, cecak khawatir kehilangan pegangan ketika kedua tangannya digunakan menangkap nyamuk, sehingga ia akan jatuh ke LANTAI putih dingin di bawah sana?

Itu baru satu dari berbagai pikiran ajaib yang terbesit demi menulis tanpa ide ini, yang sempat diketik. Masih ada lagi pikiran lain yang tak kalah ajaib.

Seperti bagaimana kalau ternyata DENGINGAN nyamuk itu bukan tanda ia ingin menggigit saya. Bagaimana kalau ternyata, jika didengarkan baik-baik, suara dengingan itu bukan berbunyi, "Ngggggggg....."

Siapa tahu sebenarnya berbunyi, "Mmmmmmm..."

Coba dengarkan baik-baik. Sekilas suaranya mirip, kan?

Sehingga, bisa jadi nyamuk itu menunggu saya lengah. Menanti saat dan sasaran yang tepat, kemudian, "Mmmmmmmmmmmmmm... Muaaaach!!!" si nyamuk dengan sukses berhasil mencuri pipi saya untuk dicipok.

Kemudian nyamuk tersenyum bangga, sementara pipi saya merah ternoda. Siapa tahu.

Mungkin masih ada empat atau lima pikiran-pikiran yang menurut saya ajaib gara-gara menulis tanpa ide ini. Namun KELOPAK MATA sudah terasa berat. Baik kelopak mata kanan dan kiri seolah berseru bersahut-sahutan, "Tutup! Tutup! Tutup!"

Kali ini kelihatannya sepasang kelopak mata itu menang. Apalagi didukung BANTAL yang sudah tergeletak dari tadi di kamar tidur dalam posisi yang seolah pasrah tapi menantang. Setia menjadi alas kepala si empunya, yang sungguh sangat membutuhkan aksi meng-horizontal-kan tubuh barang sejenak, sampai nanti pagi menjelang.