Pentingnya Non-Verbal Saat Berbicara Menggunakan Masker

sebuah tulisan dengan tema semua masalah dapat di selesaikan dengan komunikasi

Pentingnya Non-Verbal Saat Berbicara Menggunakan Masker

         Setelah dunia dikejutkan dengan sebuah virus Covid-19 yang menjadi sebuah Pandemi di seluruh dunia, World Health Organization atau WHO mengeluarkan sebuah kebijakan dimana sebagai respon dari kejadian ini, manusia harus hidup secara berdampingan dengan melakukan protokol kesehatan di setiap aktifitas yang mereka lakukan. 

WHO menetapkan kebijakan sebagai berikut: 

1. Menggunakan Masker

2. Menjaga jarak dengan social distancing

3. Membawa disinfectant, hand sanitizer, dan sering mencuci tangan 

4. Menjauhi kerumunan. 

 

Dengan kebijakan yang sudah di tetapkan, sebuah kendala baru muncul yaitu kesulitan memahami lawan bicara dikarenakan penggunaan masker terus menerus dan jarak. Satu sama lain harus memberikan perhatian ekstra saat sedang mengobrol dan berbicara agar tidak terjadinya miskomunikasi.

Dalam hal ini, pentingnya komunikasi nonverbal memegang peran penting di dalam keberhasilan interaksi antar individua atau kelompok.

Jenis – jenis Bentuk Komunikasi Non-Verbal

1. Ekspresi Wajah

            Bentuk komunikasi ini menjadi jenis komunikasi non-verbal paling umum yang sering dilakukan oleh banyak orang. Bentuk ini juga lebih dipercaya sebagai sebuah tanda, dan sering di gambarkan menjadi mengekspresikan perasaan yang sebenarnya. Masuk kedalam tipe komunikasi non-verbal kinestika  yang menjelaskan mengenai posisi tubuh dan gerakan tubuh termasuk wajah.

2. Tatapan Mata

            Tatapan mata memiliki peran yang penting di dalam komunikasi ini dan juga dalam berkomunikasi di masa pandemic, dari cara melihat, menatap, atau bahkan berkedip pun sebenarnya sudah bisa dijadikan suatu pesan atau informasi. Bentuk komunikasi ini juga masuk ke dalam tipe komunikasi non-verbal kinestika

3. Gestur

            Gestur atau gerakan tubuh merupakan salah satu jenis komunikasi nonverbal yang paling mudah dibaca. Hal seperti menunjuk, melambaikan tangan, membuat gestur “ok”. Hal ini merupakan hal yang sering dilakukan saat berkomunikasi. Untuk bentuk komunikasi gestur, komunikasi ini masuk kedalam tipe komunikasi non-verbal kinsetika

 

Pentingnya komunikasi nonverbal pada masa pandemic sangat terasa, dikarenakan masyrakat yang selalu menggunakan masker dan menjaga jarag, gestur, tatapan mata, hingga gerakan kecil akan membantu keberhasilan anda saat sedang berkomunikasi.

Saat komunikasi nonverbal yang dilakukan selaras dengan ucapan anda, maka akan timbul kepercayaan dan kejelasan dalam proses komunikasi yang utuh. Dan sebaliknya jika komunikasi verbal tidak selaras dengan komunikasi nonverbal anda akan muncul kecurigaan atau ketidakpastian akan pesan atau informasi yang sedang disampaikan. Oleh karena itu, dengan mengetahui jenis komunikasi non-verbal, dan bagaimana penggunaanya supaya maksimal, kita diharapkan dapat menanggulangi permasalahan yang mungkin akan muncul saat berkomunikasi menggunakan masker dengan mengoptimalkan komunikasi nonverbal yang kita punya. 

 

 

 

sumber: https://www.sehatq.com/artikel/komunikasi-non-verbal-saat-tatapan-mata-dan-gerakan-berbicara-banyak

http://ocw.upj.ac.id/files/Slide-COM-104-Komunikasi-Interpersonal-6-Pesan-Non-Verbal.pdf