Menanam Komunikasi Satu Suara, Memecahkan Semua Masalah

Komunikasi dapat memecahkan semua masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Menanam Komunikasi Satu Suara, Memecahkan Semua Masalah

MANUSIA menghadapai hirup pikuk dunia yang semakin berkembang hingga saat ini. Berbagai permasalah terjadi di dalam hidup manusia. Konsep dasar dari permasalahan tersebut adalah komunikasi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

 

Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian informasi, makna dan tujuan tertentu yang disampaikan kepada orang lain dengan penyampaian berupa tanda, simbol atau suara yang dapat dimengerti oleh orang yang dituju. Artinya komunikasi dijadikan sebagai suatu implementasi dalam menyampaikan sebuah informasi ke satu pihak guna memecahkan sebuah masalah yang ada. Komunikasi yang ada tidak memandang kondisi masyarakat karena komunikasi itu sifatnya wajib di tengah-tengah masyarakat itu sendiri demi meminimalisir permasalahan yang akan muncul di kemudian hari.

 

Keberadaan komunikasi di tengah masyarakat sebagai fondasi dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Komunikasi hadir untuk menyatukan perbedaan dan menyingkirkan kesalahpahaman antar satu dengan lainnya.

 

Penyebab Munculnya Masalah

MASALAH adalah suatu kondisi dimana apa yang diharapkan, direncanakan tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya sekaligus sebagai tantangan untuk mencapai sebuah tujuan (Prajudi Atmosudirjo).

 

Masalah sering sekali menjadi momok bagi hidup masyarakat. Sehingga tak satupun dari masyarakat yang tak pernah menghadapi sebuah masalah. Sebuah masalah tak akan pernah hilang di tengah dunia, dengan kata lain masalah itu wajib ada karena manusia hidup ditengah keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan sehingga tak dapat dipungkiri sering terjadinya masalah di semua lini kehidupan masyarakat.

 

Terjadinya perbedaan pendapat, pola pikir, ilmu pengetahuan, dan bentuk fisik yang dibawa dalam kehidupan interaksi sosial maka masalah itu wajib adanya. Masalah juga dapat memecahkan kesatuan dalam konteks dapat disebut disintegrasi artinya masalah dapat meruntuhkan kesatuan yang telah dibangun jika masalah tersebut tidak diatasi dengan baik.

 

Walaupun masalah itu bersifat wajar di tengah masyarakat bukan berarti kita membiarkan begitu saja masalah menghancurkan semua kehidupan masyarakat. Masalah hadir justru menguji seseorang apakah mampu memahami situasi dan membuat situasi buruk menjadi lebih baik adanya. Untuk mencapai itu diperlukan sebuah komunikasi yang efektif.

 

Contoh sederhana yang bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yaitu ketika seorang anak memasuki perkuliahaan. Si anak memiliki keinginan untuk masuk Universitas yang berada di luar kota sedangkan orang tuannya meminginkan si anak tersebut kuliah di domisili mereka tinggal. Di satu sisi, hal ini bisa menjadi konflik antara si anak dan orang tua jika di antara mereka tidak menerapkan komunikasi yang efektif. Si anak merasa di kekang oleh orang tuanya dan ia merasa tidak bisa menentukan sendiri pilihannya. Jika hal tersebut di pendam dan di biarkan akan ada rasa kesal, marah dan bahkan dendam. Di sini lah peran komunikasi tersebut, si anak dan orang tua berkomunikasi secara efektif, si anak menjelaskan mengapa dia ingin memilih kuliah di luar kota, begitu juga dengan orang tua sehingga tercapailah sebuah keputusan yang di buat bersama-sama tanpa ada kesalahpahaman kembali.

 

Menanam Komunikasi Satu Suara

KOMUNIKASI Satu Suara artinya kita berani menyampaikan suara kita yang dianggap perlu untuk disampaikan untuk mencegah sebuah kesalahpahaman terjadi. Seseorang yang mampu memecahkan sebuah masalah adalah seseorang yang memiliki kemampuan menjalin komunikasi yang baik di tengah-tengah masyarakat. Dengan komunikasi satu suara artinya kita dapat memecahkan setiap permasalah yang terjadi seperti perbedaan Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan.

Lalu pertanyaanya bagaimana menanam Komunikasi Satu Suara tersebut? Hal ini cukup sederhana jika kita ingin menanam Komunikasi Satu Suara. Pertama, masyarakat harus menyadari bahwa komunikasi itu penting karena manusia adalah makhluk sosial yang melibatkan orang lain dalam berinteraksi sosial. Untuk dari itu, jika masyarakat menyadari komunikasi itu penting maka masyarakat lebih berani untuk menyampaikan ide atau suatu informasi kepada orang lain dengan komunikasi yang efektif agar tidak terjadi kesalahpahaman antara satu dengan lainnya.

Kedua, Pemerintah sebagai pusat pelaksana dalam kegiatan seharusnya melaksanakan komunikasi yang efektif kepada masyarakatnya baik itu berupa penyelesaian masalah, himbauan terhadap suatu hal, bentuk pesan formal maupun informal, dan terjun langsung ke masyarakat agar mencapai sikap terbuka kepada masyarakat.

 

Dengan komunikasi satu suara yang diterapkan semua pihak secara efektif maka akan mampu memecahkan semua masalah yang ada di masyarakat baik perbedaan Suku, Agama, Ras, Antar golongan, Pengetahuan, dan menghilangkan rasa kecurigaan dengan meningkatkan rasa kepercayaan antara satu pihak dengan pihak lain. Maka dari itu, mari kita tanam komunikasi satu suara.(*)