MATEMATIKA HOKI

Bagi yang pernah mengikuti mata kuliah Pengantar Statistika ada salah satu modul yang cukup menarik, yaitu modul "teori probabilita" alias teori ilmu hitung peluang. Teori ini menarik, karena berusaha menghitung faktor-faktor ketidakpastian sehingga menjadi "pasti", dan dapat diprediksi.

MATEMATIKA HOKI
Matematika Hoki

Bagi yang pernah mengikuti mata kuliah Pengantar Statistika ada salah satu modul yang cukup menarik, yaitu modul "teori probabilita" alias teori ilmu hitung peluang.

Teori ini menarik, karena berusaha menghitung faktor-faktor ketidakpastian sehingga menjadi "pasti", dan dapat diprediksi.

Penjelasan sederhana dasar teori ini adalah menggunakan permainan melempar atau memutar sebuah koin. 

Koin umumnya memiliki dua sisi. Sisi "gambar" dan sisi "angka".

Dengan asumsi koin tersebut "adil", atau secara desain sama, tidak berat sebelah, maka jika kita melempar atau memutarnya, peluang munculnya "gambar" atau "angka" secara teori masing-masing 0.5 atau 50% dalam satu kali lemparan. 

Kesimpulan di atas dihasilkan oleh uji coba empirik dengan melempar koin berkali-kali. Satu kali lempar di sebut satu kejadian. 

Nah, jika dilakukan berkali-kali, secara matematik istilahnya dalam jumlah tak hingga, maka hasil lemparan tersebut akan mendekati angka 50% utk "gambar" dan 50% untuk "angka"!

Kejadian yang kita inginkan dari hasil lemparan koin tersebut disebut peristiwa "sukses".

Jika kita menginginkan sisi "gambar", maka hasil lemparan berupa gambar adalah peristiwa "sukses", demikian sebaliknya.

Sederhana bukan?

Prinsip probabilita ini dapat kita terapkan dalam pola pikir dan tindakan kita sehari-hari.

Untuk meraih KESUKSESAN atau KEBERUNTUNGAN cobalah "kesempatan" sebanyak-banyaknya!

Setidaknya jika kita mencoba maka kita dapat mengharapkan dua hasil, yaitu SUKSES atau GAGAL!

Tetapi jika kita tidak mengambil "kesempatan", hasilnya sudah pasti, yaitu GAGAL!