IN TIME

IN TIME

Siapa yang pernah menonton film "In Time"?

Film bergenre action science fiction. Dibintangi oleh Justin Timberlake dan Amanda Seyfried.

Setting waktu dalam film ini adalah tahun 2169. Dikisahkan pada masa tersebut setiap manusia yang lahir diberi tanda di lengannya. Semacam penanda waktu digital.

Pada usia 25 tahun, manusia dalam cerita tersebut berhenti menua. Selanjutnya hidupnya ditentukan oleh tabungan waktu yang dimilikinya. Sisa waktu yang dimiliki dapat dilihat pada jam digital di kulit lengan mereka.

Manusia bekerja dan dibayar dengan waktu, bukan dengan uang. Manusia pada masa itu sangat menghargai waktu. Karena waktu adalah nyawa mereka. Saat jam digital di lengan mereka menunjukkan angka nol semua, maka berakhirlah hidup mereka.

Kita sering kali tidak menghargai WAKTU, kita banyak menyia-nyiakan dan membuang-buangnya. Karena kita tidak langsung mati ketika kita "kehabisan" waktu.

Sadarkah kita, bahwa waktu yang diberikan Tuhan terbatas?

Sarat mati itu bukan tua, tapi batas waktu yang diberikan olehNya bagi masing-masing kita. Sejak kita dilahirkan kita sudah memegang nomor antrian untuk menentukan giliran kita dipanggil kembali.

Setiap hari adalah sama, yang membuatnya berbeda adalah makna yang kita berikan pada hari tersebut. Ketika kita memberi makna sebuah hari adalah istimewa, baik, bersejarah, maka hari itu akan berbeda artinya bagi kita.

Mari, kita menelisik hari-hari dalam kehidupan kita, menghitungnya dan memaknainya. Yakinlah hati yang bijaksana akan menjadi bagian kita.