French Fries vs Kentang

French Fries vs Kentang

Anak saya satu-satunya, sekarang sudah tumbuh menjadi gadis remaja dan sudah mulai kuliah. Dia tinggal di lain kota yang cukup berjauhan dengan kota tempat kami tinggal. Lain pulau malah. Buat saya udah saatnya dia mulai belajar mandiri dan menentukan langkah hidup selanjutnya.

Waktu cepet sekali berlalu. Rasanya kemarin dia masih balita dan sedang lucu-lucunya. Wah sekarang dia sudah kuliah!

Saya teringat ketika dia saya masukkan ke kelompok bermain atau play group bahasa kerennya, di dekat tempat tinggal kami. Dia senang sekali mendapatkan komunitas baru dan selalu antusias untuk pergi “menuntut ilmu” di kelompok bermain tersebut. 

Waktu itu, kami sedang menikmati makan malam di rumah. Makan malam adalah salah satu ritual dimana kami bisa bercengkerama sebelum menutup hari. Anak saya bercerita bahwa tadi di sekolah dia sempat berdebat dengan Miss Lina, gurunya. Oh, iya, kelompok bermain ini metode pengajarannya bilingual, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Miss Lina menerangkan nama buah-buahan dan sayur-sayuran dalam bahasa Indonesia lalu menanyakan ke para murid apa bahasa Inggrisnya. Misalnya wortel apa bahasa Inggrisnya? Setiap murid ditunjuk untuk menjawab. 

“Kentang apa bahasa Inggrisnya Aira?” tanya Miss Lina pada anak saya yang mendapat giliran ditanya.

“French Fries, Miss!" jawab anak saya dengan suara mantap.

"Hihihihi....!" Tentu saja Miss Lina cekikikan tidak bisa menahan tawanya. 

Lalu Sang guru mengoreksi bahwa kentang bahasa Inggrisnya adalah potato bukan French fries.

Tapi Aira sempat kekeuh bahwa dia sering makan kentang yang kalau di restoran namanya French fries. 

Jadilah Miss Lina panjang lebar menerangkan beda kentang dan potato dan French fries. Hahahaaa…….

#TheWritersBatch6 #CeritaPendekTidakPenting.

#cerpenting