Dua Sisi

Dua Sisi

Dua Sisi

Sisi Negatif

"Indah, kamu jangan sok baik deh, jangan sok suci, asal kamu tau aja ya aib kamu itu lebih banyak aku!" kata A

"Kamu memang anak baik indah semua yang kamu lakukan demi kebaikan kamu dan dia, tetap sabar ya." kata Hati Indah

"Asal kamu tau aja ya, aku itu baik ke kamu karena aku manfaatin kamu, masa kamu nggak pernah sadar sih kalau aku tu cuman pura-pura. Dasar Indah si Polos yang Bodoh" kata B 

"Gak papa indah, semua yang kamu lakukan tidak ada maksud buruk kok jadi jangan patah hati ya. Ingat ya, semua yang terjadi ini ujian. Jadi kamu bakal baik-baik saja." kata Hati Indah

"Kamu itu hanya beban bagi keluarga, kamu nggak pernah paham kan kebutuhan keluarga kita apa dan apa yang harusnya kamu lakukan. Ingat ya yang kamu pelajari selama di sekolah itu gak berguna bagi keluarga kita karena kita butuh uang bukan ilmu aja." kata C

"Ingat, mereka itu keluarga mu loh walau bagaimana pun juga jangan pernah marah, itu teguran demi kebaikanmu dan Allah SWT selalu bersamamu." kata Hati Indah

"Indah, kamu memang anak durhaka, kamu itu yang nggak pernah ngelakuin sesuatu dengan benar, semua yang kamu lakukan itu hanya hal sia-sia." kata D

"Sabar ya indah, mungkin memang kamu yang salah jadi maklumin aja ya kalau dia negur kamu begitu, anggap aja itu udah pembawaannya." kata Hati Indah

"Aku tuh capek  di salahkan terus, aku juga ingin sedikit di support, aku juga punya hak untuk tidak dipersalahkan dan dihina terus, aku tau kalau aku nggak sempurna dan mereka yang menyalahkanku juga juga tak sempurna tapi apakah mereka nggak punya pikiran atau perasaan sedikit aja tentang apa akibat dari ucapan mereka? Iya, aku mengakui kesalahanku dan semua kekuranganku tapi aku nggak pernah sekalipun melawan ucapan mereka secara lisan karena hatiku selalu menolak itu." kata Pikiran Indah

Sisi Positif

"Kamu kok keren banget Indah, aku bangga deh punya temen kayak kamu. Kamu itu inspirasi aku tau nggak?! kata A

"Yah nggak kok biasa aja, kamu loh lebih keren dan lebih menginspirasi daripada aku." kata Lisan Indah

"Indah, selamat ya kamu udah jadi yang terbaik dari yang terbaik yang pernah aku kenal, kamu juga baik banget sama aku, kamu orang yang selalu support aku di waktu aku sedih dan nggak di support keluargaku." kata B

"Alhamdulillah kalau aku bisa bermanfaat buat kamu, nanti kalau kamu jadi yang terbaik jangan lupain aku ya, biar kita sama-sama sukses dan bahagia lah pokoknya." kata Lisan Indah

"Aku ni salut benget lah lihat kamu ndah, kamu itu kuat banget dari yang aku pikirkan, kamu juga dewasa dan selalu bisa kasih aku solusi yang bijak." kata C

"Iyakah? Alhamdulillah kalau gitu, tapi by the way solusi yang aku kasih ke kamu itu nggak lebih dari sekedar pemahaman terbatas aku kok, dan itu juga aku dapetin dari temen-temen aku yang hebat di luar sana." kata Lisan Indah

"Indah, aku mau dong tips dan trik biar bisa jadi kayak kamu." kata D

"Emang aku sehebat apa sih ditanyain gitu hehehe, aku seperti kebanyakan orang di luar sana." kata Lisan Indah

"Aku yang sehebat yang kalian pikirkan teman, aku juga nggak seistimewa yang kalian gambarkan selama ini. Aku punya banyak kekurangan dan kesalahan, aku juga banyak berdosa atas diriku sendiri dan orang lain. Aku juga nggak merasa bisa dijadikan panutan karena panutan itu lebih subjektif yang mengarahkan kita untuk selalu menutup-nutupi kesalahan dan kekurangan yang seharusnya tiidak harus ditutupi, jadi anggap saja aku seperti orang biasa aja ya." kata Pikiran Indah

 

Dua sisi yang bertolak belakang akan menjadi harmonis jika di seimbangkan, tapi tidak selamanya kita bisa mengharmoniskan dua sisi itu. Seperti hal nya air yang bersifat polar dan minyak yang bersifat non polar, keduanya tidak bisa disatukan begitu saja melainkan perlu penambahan zat lain seperti emulsifier supaya bisa saling bersatu. Air adalah sisi negatif dan minyak adalah sisi positif, keduanya dapat di satukan dengan emulsifier yang merupakan kesabaran dan keikhlasan hati dalam diri. Kata Mbak Merry Riana begini "Kita tidak bisa mengendalikan semua respon orang terhadap kita tapi kita bisa mengendalikan respon kita ke orang lain."

2 tangan saja tak cukup menutup semua omongan negatif dan membuka semua omongan positif tapi 2 tangan cukup untuk menutup telinga saat ingin mendengar cacian dan mengelus dada saat di puji.

Cintailah dirimu, pahami kondisi mu, jauhi saat tidak nyaman, dekati jika bermanfaat, perbaiki jika salah, perjelas jika keliru, jika sulit itu tandanya kamu sudah memikirkan satu langkah ingin memulai tapi jika belum mau melangkah memulai maka kamu akan tetap terkekang di keadaan yang sama selamanya. Semangat buat kamu dan aku selalu bersamamu.

Allah SWT selalu bersama kamu jadi jangan menyerah dan terus berjuang.

Cintai dirimu sebelum kamu meminta orang lain mencintai dirimu.