BERDIKARI

BERDIKARI

SAJAK BERDIKARI

Mencari sebuah kebahagiaan tak perlu kejauhan

Cukup maknai semua yang ada dengan keikhlasan

Tak perlu bergaya seakan memiliki semuanya

Jika jelas sudah kalau itu telah nyata

Bermimpi setinggi-tingginya tapi jangan menangis ketika lelah

Mimpi indah bukan tercermin dari apa yang di gapai saja

Perlu koreksi diri bahwa semua yang terjadi adalah mimpi indah

Stop berfikir halusinasi yang membutakan mata 

Hingga lupa jejak kaki sudah melewati rintangan yang ada

Manusia memang tercipta untuk selalu haus segalanya

Manusia memang tercipta untuk mencoba berbagai cara

Kita manusia? Jawabannya ya

Kita haus segalanya? Jawabannya mungkin saja

Kita mencoba berbagai cara? Jawabannya semoga bisa

Dari semua itu, mungkin kita telah terlupa

Bahwasannya kita tercipta untuk saling berbagi rasa dan air mata

Dunia tak seindah pandangan fatamorgana 

Dunia tak seadil yang kita sangka

Dunia penuh intuisi yang memojokkan pribadi yang lemah

Meninggikan para elit yang berharta dan berposisi di atas rata-rata

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Coba tanyakan ke dalam hati yang terdalam

Mau menjadi manusia seperti apa kita nantinya

Tak perlu berharap menjadi manusia sempurna 

Karena itu hanya cerita di dunia dongeng saja

Berhenti memaksakan diri berbuat sesuatu yang tak sesuai kata hati

Karena kata hati tak bermotif dan yang termurni

Kata hati adalah jalan satu-satunya di saat diri terbutakan intuisi

Memulai berdikari tak membuatmu terpandang rendah dan lemah

Berdikari mengajari diri untuk selalu optimis dan berpositif kapan saja

Berdikari menghentikan diri beretika yang tak sepantasnya

Berdikari bukan uji mental saja

Tapi sebuah mata kompas penunjuk arah kemana melangkah

 

By : Esenefech