Bagaimana Jika...

Bagaimana Jika...

Bagaimana jika...

Tuhan memberiku kesempatan mengalami banyak ketidakadilan di masa lalu,

supaya kini aku punya kepekaan dan solidaritas

kepada mereka yang menjadi korban ketidakadilan.

 

Tuhan menjadikanku perempuan,
supaya kini aku bersama para perempuan yang lain,
menyadari keperempuanan kami, peran kami,
dan terutama menjalani kehidupan,
supaya dunia ini adalah tempat yang aman
bagi perempuan.

 

Tuhan telah memberiku kesempatan menjadi kaum yang terpinggirkan,
supaya kini mataku jadi 
sangat awas terhadap
praktik marjinalisasi,
dan aku berani lantang menyuarakannya.

 

Tuhan membolehkan aku
merasakan hidup below the limit,
supaya kini aku percaya diri
dan selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup.

 

Tuhan telah mempercayakan hewan-hewan dalam kehidupanku,
supaya kini aku semakin yakin akan
urgensi perilaku bijak manusia
terhadap hewan, tumbuhan, dan bumi ini.

 

Tuhan memberiku kesempatan belajar
di dalam kehidupan.
Bahwa aku selalu memiliki pilihan, apapun itu.
Bahwa sering aku harus melakukan kompromi.
Bahkan menelan dan menjalani kesalahanku,
serta belajar dari pahitnya.
Di atas semua itu, aku juga belajar bahwa
akan selalu ada harapan bagi yang percaya.


Bagaimana jika...

 

Getasan, 8 Januari 2021 14:50