Apa Sih Bahaya Covid-19?

Beneran bahaya atau bohongan nih?

Apa Sih Bahaya Covid-19?
Lawan Corona (freepik.com)

Banyak yang bilang kalau covid-19 itu berbahaya. Virus ini gampang menular dan mematikan. Bahkan pemerintah sampai mengambil langkah ekstrim untuk menutup sekolah dan pusat-pusat keramaian.

Apa benar? Memang seberapa bahaya sih? Yuk kita kupas.

Yang pertama, covid-19 atau corona ini adalah virus jenis baru. Sehingga tubuh manusia belum punya kekebalan untuk melawannya.

Dan tak adanya kekebalan ini punya efek yang sangat mematikan. Apalagi untuk warga lanjut usia, karena pembangunan sistem kekebalan tubuh yang sudah melambat.

Kedua, virus ini gampang menular. Virus menular lewat droplet (percikan/tetesan) yang ukurannya beraneka macam. Droplet besar akan membawa virus lewat tangan. Misalnya saat orang yang bersin atau batuk, lalu orang tersebut memegang benda di sekitarnya. Sedangkan droplet kecil akan terbawa angin, menularkan virus dari orang yang positif covid-19 ke orang lain.

Ketiga, virus ini agresif lho. Virus corona menular lebih cepat dari SARS. 

Keempat, penularannya lewat interaksi. Virus Corona bisa menempel pada pakaian dan benda yang dibawa orang lain.

Kelima, gejalanya ringan. Sehingga agak sulit untuk dideteksi tanpa melakukan pemeriksaan atau tes di rumah sakit khusus. Beberapa gejalanya adalah: batuk kering, demam, pilek, sakit tenggorokan, gangguan pernapasan, letih, serta lesu. 

Keenam, orang yang punya penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit jantung, lebih rentan terkena virus corona dan mengalami komplikasi parah ketika positif COVID-19. 

Wah, ternyata bahaya banget. Terus bisa diobati nggak?

Sayangnya sampai sekarang obatnya belum ada.

Parah… Terus bisa dicegah nggak?

Untungnya bisa, dan sebenarnya nggak sulit.

Pencegahan terbaik adalah perubahan perilaku. Kita harus disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan, dan ingat untuk menjaga jarak saat ada di kerumunan.

Gampang kan?

Ingat untuk selalu waspada ya. Virus ini nyata dan berbahaya, tapi kita akan bisa menang melawannya bersama-sama. Semangat!

 

#VaksinSajaTidakCukup